. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Materi Kuliah Ilmu Alamiah Dasar Bagian III

III. MITOS DAN PENGETAHUAN MITOS
  • Merupakan cerita yang dibuat-buat atau dongeng yang pada umumnya menyangkut tokoh kuno, seperti dewa, manusia perkasa yang ada kaitannya dengan apa yang terdapat dalam alam, untuk menjawab keterbatasan pengetahuan manusia tentang alam.
  • Mitologi adalah pengetahuan tentang mitos, yaitu merupakan kumpulan cerita-cerita tentang mitos.
MITOS di bagi 3 :
  • Mitos sebenarnya : Manusia bersungguh-sungguh dan dengan alasannya menerangkan gejala alam yang ada tetapi karena kurangnya pengetahuan alasan tersebut kurang tepat.
  • Cerita rakyat : Usaha manusia mengisahkan peristiwa penting yang menyangkut kehidupan masyarakat, karena cerita disampaikan dari mulut ke mulut.
  • Legenda : dikemukakan tentang seorang tokoh yang dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu tempat dan waktu.
MITOS dipercayai kebenarannya karena :
  • Keterbatasan pengetahuan manusia yang dikalahkan oleh kebenaran
  • Keterbatasan penalaran manusia yang terus dilatih sehingga didapatkan pemikiran benar dan salah dan memerlukan waktu untuk menyakinkan.
  • Keingintahuan manusia untuk sementara terpenuhi, yang telah dikemukakan bahwa kebenaran memang harus dapat diterima oleh akal dan dapat diterima oleh intuisi sehingga dapat diterima sebagai suatu kebenaran (pseudo science)
MANUSIA BERPERASAAN DAN RASIONAL
  • PERASAAN adalah fungsi jiwa untuk mempertimbangkan dan mengukur sesuatu menurut rasa senang dan tidak senang.
  • Perasaan dibedakan menjadi perasaan rendah dan luhur
  • Perasaan rendah bersifat biologis yang dimiliki oleh binatang,sehingga ada kesan hewani. Contoh; perasaan lapar, rasa seksual.
  • Perasaan luhur bersifat rohani yang hanya dimiliki oleh manusia yang mempunyai akal budi. seperti cinta kasih
  • Akal menjadi sumber sifat rasional, sedangkan Budi bersumber pada perasaan
  • Rasional adalah menerima sesuatu atas dasar kebenaran pikiran atau rasio
  • Paham bersumber pada akal manusia yang dapat meletakkan hubungan dari apa yang diketahui dan apa yang sedang dihadapi
  • Intelegensia adalah kemampuan manusia mempergunakan daya akalnya.
CARA LAMA DALAM MEMPEROLEH PENGETAHUAN
  • PRASANGKA : sangkaan sebelumnya, dengan belum terjadinya, sesuatu dapat kemungkinan benar, tetapi dapat pula salah. Sangkaan masih banyak mempergunakan perasaan dari pada pikiran dan belum ada bukti-bukti yang membenarkan. Contoh ; perangkaan babilon tentang hujan.
  • INTUISI : pandangan batiniah yang serta merta tembus mengenai suatu peristiwa atau kebenaran tanpa penurutan pikiran atau ilham. Intuisi merupakan bentuk perkiraan yang samar-samar tanpa diiringi proses berpikir yang cermat sebelumnya.
  • Coba Ralat (Trial & Error): kegiatan yang dilakukan dengan cara eksperimen yang didasari karena kurangnya ilmu pengetahuan yang menggunakan metode ilmiah
LANGKAH MAJU SUMBER PENGETAHUAN MANUSIA
  • Manusia sebagai Homo Sapiens berfikir rasional
  • Manusia sebagai Homo Longues dapat berbicara
  • Manusia sebagai Homo relegius dapat menerima wahyu sehingga beragama
  • Kebenaran dalam pengetahuan didapatkan dari sifat rasional dan pengalaman (empirical)
  • Dalam menerima suatu kebenaran manusia mempergunakan logika.
  • Logika adalah pengetahuan dan kecakapan untuk berfikir lurus, tepat dan sehat. Logika yang dipergunakan manusia bersifat kodrati dan ilmiah
LOGIKA KODRATI DAN ILMIAH
  • Logika Kodrati merupakan cara fikir yang spontan dalam memecahkan suatu persoalan
  • Logika ilmiah cara memperhalus dan mepertajam pikiran dan akal budi sehingga pemikiran lurus, tepat dan sehat.
Post a Comment
Thanks for your comment

Google+ Followers